Apakah Membayar Pajak Itu Sama dengan Membayar Zakat? Meluruskan Kesalahpahaman yang Beredar di Tengah Umat

Banyak orang di zaman sekarang merasa bahwa membayar pajak penghasilan, PBB, PPN, dan pungutan lain kepada negara sudah dirasa menggugurkan kewajiban pembayaran zakat. Urusan zakat dianggap selesai dengan sendirinya. Ada juga yang berpikir bahwa zakat dan pajak itu sama-sama kewajiban finansial kepada negara, jadi bayar yang satu otomatis menutup yang lain. Bahkan sekarang ini, tidak … [Read more…]

Keimanan yang Benar kepada Allah dan Rasul-Nya

Ketiga, keimanan yang benar kepada Allah dan Rasul-Nya Di antara ciri manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah berikutnya dalam masalah iman adalah meyakini bahwa Allah memiliki hak yang wajib ditunaikan oleh setiap hamba-Nya, yaitu beribadah hanya kepada-Nya tanpa menyekutukan-Nya dan meyakini risalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kenabiannya, dicintai, ditaati, dan dijadikan teladan dalam menjalankan agama. Oleh karena … [Read more…]

Huruf أَنْ Wajib Tersembunyi? Kapan Hal Itu Terjadi?

Ibnu Hisyam mengatakan, قَوْلُهُ: وَنَحْوُهُ: ﴿وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ﴾  [الْأَنْفَالِ: ٣٣] فَتُضْمَرُ لَا غَيْرُ “Dan yang semisal dengannya adalah firman Allah, “Dan Allah sungguh tidak akan mengazab mereka” (QS. Al-Anfal: 33). Maka pada contoh seperti ini, huruf “أَنْ” di-idhmar-kan (disembunyikan), tidak ditampakkan.” Penulis mulai masuk ke dalam pembahasan keadaan ketiga, yaitu keadaan ketika huruf (أَنْ) wajib di-idhmar-kan (disembunyikan). … [Read more…]

Wahai Manusia, Apa yang Membuat Kalian Durhaka kepada Allah?

Surah Al-Infithar adalah surah Makiyah yang teletak setelah surah At-Takwir. Dinamakan dengan surah Al-Infitar atau “sesuatu yang terbelah” karena dibuka dengan ayat pertama yang menyebutkan langit yang terbelah pada hari kiamat. Surah ini adalah surah nomor 82 dalam urutan mushaf. Adapun dalam urutan turunnya, maka surah ini turun sebelum surah An-Naziat dan setelah surah Al-Insyiqaq. … [Read more…]

Memilih Hobi yang Bermanfaat

Setiap manusia pasti memiliki waktu luang. Di sela kesibukan belajar, bekerja, atau menjalani berbagai aktivitas kehidupan, selalu ada saat-saat ketika seseorang bebas memilih apa yang ingin ia lakukan. Pada waktu itulah manusia biasanya melakukan sesuatu yang ia sukai, yang sering disebut sebagai hobi. Bagi sebagian orang, hobi dianggap sebagai hal yang ringan, sekadar hiburan untuk … [Read more…]

Allah Memasukkan Manusia ke Surga dan Neraka dengan Keadilan-Nya (Bag. 3)

Memasukkan surga dan neraka adalah hak prerogatif Allah ﷻ Memasukkan surga dan neraka adalah hak prerogatif Allah ﷻ. Tidak ada yang bisa mengintervensi keputusan ini. Namun, Allah ﷻ memberikan ketetapan bahwa siapa saja yang kafir akan masuk neraka, dan siapa saja yang beriman akan masuk surga. Sehingga siapapun yang beriman, meskipun banyak maksiatnya, bisa saja … [Read more…]

Mengenal Akidah Maturidiyyah

Dalam sejarah pemikiran Islam, tidak sedikit aliran teologi yang muncul sebagai respons terhadap pergolakan intelektual di masanya. Sebagian dari aliran itu berkembang menjadi arus besar yang mempengaruhi cara beragama banyak orang hingga hari ini. Maturidiyyah adalah salah satunya. Aliran ini sering disebut beriringan dengan Asy’ariyyah, bahkan keduanya kerap diklaim sebagai representasi Ahlussunnah oleh para pengikutnya. … [Read more…]

Iman kepada Allah: Kepada Siapa Hati Bergantung?

Tetap menempuh sebab (usaha) dengan sungguh-sungguh, tanpa menyerahkan hati kepada sebab (usaha kita sendiri). Manusia menyukai kepastian. Kita menyusun rencana, menyiapkan tabungan, menambah keterampilan, menjaga relasi, dan berusaha memperoleh kepercayaan orang lain. Semua itu dapat menjadi ikhtiar yang baik. Masalahnya muncul ketika sebab-sebab yang semula berada di tangan, perlahan-lahan mengambil tempat di hati. Selama pekerjaan … [Read more…]

Penjelasan Hadis Ke-3 Arbain Nawawiyah

Teks hadis عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَحَجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضَانَ ” رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ “ Dari … [Read more…]

Menjadi Seorang Muslim yang Visioner

“Impulsif”, sebuah kata yang maknanya sederhana: tindakan tiba-tiba tanpa dipikir panjang. Dalam keseharian, kita mengenalnya sebagai keputusan yang diambil saat emosi memuncak—marah, kecewa, atau sekadar kesal—tanpa sempat menimbang dampaknya. Orang yang impulsif biasanya hanya merespons, bukan merencanakan. Ia bergerak karena pancingan, bukan karena tujuan. Dan di zaman yang serba cepat ini, di mana segala sesuatu … [Read more…]