Pelaku Dosa Besar Tidak Kekal di Neraka

Kelima, pelaku dosa besar dari orang-orang mukmin diazab karena dosanya, tetapi tidak kekal di neraka Di antara prinsip Ahlus Sunnah wal Jama’ah dalam menyikapi pelaku dosa besar, selama dosa tersebut bukan dosa syirik yang menyebabkan seseorang keluar dari Islam, adalah bahwa pelakunya masih dianggap sebagai seorang mukmin, meskipun keimanannya tidak sempurna. Ia tidak dianggap murtad … [Read more…]

Karakter Pejabat Publik Ideal Ala Thahir bin Al-Husain

Kepemimpinan itu memiliki banyak aspek dengan kompleksitas tinggi. Salah satu pondasi penting dalam kepemimpinan ialah kuatnya hukum dan kepercayaan pada sosok pemangku kebijakan. Aspek ini menjadi perhatian Thahir bin Al-Husain juga. Menurutnya, peradilan harus mendapatkan perhatian besar karena alasan yang sangat fundamental sekali. Tidak hanya itu, karakter para pemangku jabatan pun perlu diperhatikan dan menjadi … [Read more…]

Rahasia أَنْ yang Tersembunyi Setelah أَوْ Ketika Bermakna إِلَى dan إِلَّا

Ibnu Hisyam menjelaskan, قَوْلُهُ: (وَبَعْدَ أَوِ الَّتِي بِمَعْنَى إِلَى) نَحْوُ: لَأَسْتَسْهِلَنَّ الصَّعْبَ أَوْ أُدْرِكَ الْمُنَى، أَوِ الَّتِي بِمَعْنَى إِلَّا “Dan setelah huruf أَوْ yang bermakna إِلَى (hingga), seperti ucapan, لَأَسْتَسْهِلَنَّ الصَّعْبَ أَوْ أُدْرِكَ الْمُنَى “Sungguh aku akan menganggap ringan setiap kesulitan hingga aku meraih cita-cita.” Atau أَوْ yang bermakna إِلَّا (kecuali), seperti perkataan penyair: وَكُنْتُ إِذَا غَمَزْتُ قَنَاةَ قَوْمٍ كَسَرْتُ كُعُوبَهَا … [Read more…]

Bagaimana Hukum Satanic dalam Islam?

Beberapa waktu lalu, media sosial kita sempat ramai disebabkan karnaval yang menampilkan atribut bertema satanik di ruang publik. Ditemukan pentagram terbalik, kostum menyerupai Baphomet berkepala kambing, angka 666, sampai berbagai simbol yang lekat dengan gerakan pemujaan setan dibawa berkeliling di depan ribuan warga. Rekaman videonya langsung viral dan menuai keprihatinan luas dari kaum muslimin. Pihak … [Read more…]

Mengenal Nama Allah “Al-Haqq”

Allah Ta’ala menamai Diri-Nya dengan Al-Haqq di dalam Al-Qur’an sebanyak sepuluh kali. Nama ini bukan sekadar gelar, melainkan penegasan bahwa Dzat-Nya, sifat-Nya, firman-Nya, janji-Nya, syariat-Nya, dan seluruh kabar yang Dia sampaikan adalah kebenaran yang tidak bercampur dengan kebatilan sedikit pun. Lawan dari Al-Haqq adalah al-baathil, dan Allah sendiri yang menegaskan pemisahan itu dalam firman-Nya (yang … [Read more…]

Hukum Asal Setiap Manusia Terlepas dari Tanggungan

Kaidah ini berbicara tentang hak seorang manusia. Tatkala berbicara tentang hak manusia, seringkali mengharuskan kita untuk berbicara soal adil dan tidaknya. Pada kaidah ini, terdapat poin-poin yang sangat penting untuk menjunjung tinggi suatu keadilan pada hak-hak manusia, terlebih tatkala terjadi sengketa atau pemasalahan di antara mereka. Seringkali terjadi pertikaian, sengketa, dan permusuhan dalam masalah muamalah … [Read more…]

Tafsir Surah Al-Mutaffifin Ayat 7-17: Akhir Kisah Para Fujjar

Pada tulisan kedua dari surah Al-Mutaffifin ini, Allah berbicara kepada kita tentang bagaimana akhir hidup para pendosa, orang-orang yang mendurhakai aturan Allah Ta’ala, menyebabkan kerusakan bagi banyak orang di muka bumi. Termasuk salah satu bentuk durhaka tersebut adalah mengurangi takaran dan timbangan. Mereka nekat melakukan yang demikian karena merasa tidak akan dibangkitkan di hari kiamat, … [Read more…]

Tafsir Surah Al-Mutaffifin (Bag.1): Azab Mengerikan Bagi Al-Muthaffif

Pembaca sekalian, tadabbur Al-Qur’an kita saat ini telah mencapai surah Al-Mutaffifin (الْمُطَفِّفينَ), yaitu surah  yang berada pada nomor 83 dalam urutan mushaf Utsmani. Nama lain surah ini adalah surah ويل للمطففين sesuai dengan ayat pertamanya, atau surah التطفيف. Surah ini adalah surah yang memiliki 36 ayat. Ulama tafsir berbeda pendapat apakah surah ini termasuk golongan … [Read more…]

Batas Etika dan Hak Tetangga

Suara tidak selalu berhenti di tempat ia berasal. Ia dapat melewati pagar, menembus dinding, dan menjangkau rumah-rumah yang tidak ikut dalam kegiatan yang sedang berlangsung. Di balik dinding itu mungkin ada orang sakit, bayi yang baru terlelap, orang yang sedang belajar, pekerja yang membutuhkan istirahat, atau keluarga yang sedang beribadah. Sering kali kita tidak bermaksud … [Read more…]

Prinsip-Prinsip Manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah (Bag. 6): Mencintai Seluruh Sahabat Nabi

Keempat, mencintai seluruh sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam Ciri manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah berikutnya adalah kecintaan mereka kepada seluruh sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka sangat memuliakan, menghormati, dan menjadikan para sahabat radhiyallahu ‘anhum sebagai suri teladan dalam memahami serta mengamalkan sunah. Mereka tidak membahas perselisihan yang terjadi di antara para sahabat pada masa fitnah … [Read more…]